Manfaatkan Long Weekend, Masyarakat Bogor Padati Arus Lalu Lintas Di Lokasi Ini

Kamis, 1 Juni 2023 - 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, nusainsider.com — Libur panjang akhir pekan (long weekend) karena libur nasional dan cuti bersama sudah mulai dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur ke kawasan wisata Puncak Bogor, Jawa Barat, Kamis (1/6/2023).

Imbasnya, arus lalu lintas mengalami kepadatan di sepanjang jalur Puncak tersebut. Sejumlah titik ruas jalan terus didominasi oleh kendaraan pelat B hingga membuat antrean kendaraan.

Tak sedikit kendaraan roda empat itu pun akhirnya terjebak macet meski tidak begitu lama.

Oleh karena itu, Satlantas Polres Bogor menerapkan rekayasa lalin berupa ganjil genap dan one way atau satu arah di jalur tersebut.

“Terpantau dari arah luar kota atau Jakarta menuju ke Puncak terjadi peningkatan dibanding hari-hari biasanya. Oleh karena itu, kita melaksanakan one way arah atas atau ke arah Puncak. Setelah sebelumnya kita melaksanakan ganjil genap,” ujar Kasat Lantas Polres Bogor AKP Dicky Anggi Pranata, Kamis.

Dicky mengatakan, rekayasa lalin one way tersebut diterapkan secara situasional. Apabila terjadi kepadatan yang signifikan, maka pelaksanaan one way akan dimainkan.

“Jadi kita lihat dulu dominasi arah kendaraan. Jadi kalau pagi hari kita biasa melakukan one way arah atas untuk penarikan arus. Sedangkan siang hari one way ke bawah diterapkan untuk pengurasan arus, kita tarik ke bawah,” ungkapnya.

Menurut dia, libur panjang atau long weekend yang bertepatan hari libur nasional dan cuti bersama akan meningkatkan pergerakan masyarakat untuk berwisata.

Baca Juga :  Larang Publik Mem-bully, Begini Pengakuan Ustaz Derry Sulaiman yang Dampingi saat Inara Rusli Lepas Cadar

Untuk mengantisipasi macet, pihaknya akan fokus mengamankan arus kendaraan di kawasan wisata Puncak selama lima hari.

Dicky menyebutkan, petugas gabungan telah disiagakan sebanyak ratusan personel.

“Jadi ada 300-an personel kita siagakan di jalur Puncak sepanjang 22 kilometer ini. Untuk Pos pemantau ada 4 dari Simpang Gadog, Megamendung, TSI, dan di atas di Riung Gunung,” jelasnya

Loading

Berita Terkait

Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep
Kasus Kokain 27,83 Kg di Sumenep Picu Kecurigaan Publik, JSI Ingatkan Kasus Teddy Minahasa 
Bappeda Sumenep Gelar Musrenbang RKPD 2027, Sinergikan Aspirasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Arif Firmanto Hadiri Dialog Keinsinyuran di ITS,Bahas Peran Insinyur untuk Pembangunan Nasional
Live Music Arinna Cafe Jadi Daya Tarik, Ketua JSI Sumenep Turut Meriahkan Panggung
Roundtable GEN Malang Raya: Derby Jatim Picu Pro-Kontra
Tekan TBC, Dinkes Sumenep Edukasi Warga dari Daratan hingga kepulauan
DPRD Sumenep Bahas 3 Raperda 2026, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Kritis

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 15:32 WIB

Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep

Kamis, 16 April 2026 - 08:34 WIB

Kasus Kokain 27,83 Kg di Sumenep Picu Kecurigaan Publik, JSI Ingatkan Kasus Teddy Minahasa 

Kamis, 16 April 2026 - 08:32 WIB

Bappeda Sumenep Gelar Musrenbang RKPD 2027, Sinergikan Aspirasi untuk Pembangunan Berkelanjutan

Rabu, 15 April 2026 - 21:52 WIB

Live Music Arinna Cafe Jadi Daya Tarik, Ketua JSI Sumenep Turut Meriahkan Panggung

Rabu, 15 April 2026 - 21:52 WIB

Roundtable GEN Malang Raya: Derby Jatim Picu Pro-Kontra

Rabu, 15 April 2026 - 15:51 WIB

Tekan TBC, Dinkes Sumenep Edukasi Warga dari Daratan hingga kepulauan

Rabu, 15 April 2026 - 15:38 WIB

DPRD Sumenep Bahas 3 Raperda 2026, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Kritis

Rabu, 15 April 2026 - 10:32 WIB

DPRD Sumenep Bentuk Pansus, Revisi Perda Pasar Modern Diperketat

Berita Terbaru