Ning Lia Raih RSA 2025, Serukan Media Sehat demi Demokrasi Berkualitas

Selasa, 5 Agustus 2025 - 23:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Dr Lia Istifhama, S.Sos.i., M.E.I (Tengah) saat menerima Penghargaan RSA 2025

Foto. Dr Lia Istifhama, S.Sos.i., M.E.I (Tengah) saat menerima Penghargaan RSA 2025

SURABAYA, nusainsider.com Di tengah arus deras digitalisasi yang kerap memunculkan disrupsi informasi dan pergeseran nilai jurnalistik, Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama atau akrab disapa Ning Lia, menerima Radar Surabaya Award (RSA) 2025.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas kiprah Ning Lia sebagai tokoh politik perempuan yang konsisten menyuarakan aspirasi masyarakat secara inklusif, inspiratif, dan solutif.

Dalam sambutannya, Ning Lia menekankan pentingnya keberpihakan media pada kebenaran dan edukasi publik, terutama di era banjir informasi yang kerap tidak terverifikasi.

“Media sehat ibarat makanan sehat. Mungkin tidak selalu viral, tapi mampu menyehatkan masyarakat dalam jangka panjang. Sebaliknya, media yang mengejar sensasi layaknya junk food — menggoda, viral sesaat, namun berisiko bagi kesehatan sosial,” ujar Ning Lia usai menerima penghargaan di Hotel Vasa, Surabaya, Kamis (6/8/2025).

Analogi itu, menurutnya, lahir dari keprihatinan atas algoritma digital yang lebih mengutamakan kecepatan klik dibanding kedalaman narasi.

Baca Juga :  SKK Migas Unggul di ASRRAT 2025, Inisiatif CCS/CCUS Jadi Sorotan

Ia mengajak publik untuk lebih mengapresiasi media yang menjunjung prinsip jurnalistik: informatif, terpercaya, dan membangun.

Di tengah iklim politik yang kompetitif dan sering keras, kehadiran figur seperti Ning Lia dinilai sebagai representasi penting dari narasi positif dalam demokrasi.

Menurutnya, media yang berkualitas memiliki peran strategis.

“Saya berharap media tidak hanya menjadi penonton dalam transformasi sosial, tetapi juga aktor strategis dalam membentuk opini publik yang sehat,” tegasnya.

Penghargaan RSA kepada Ning Lia diserahkan langsung oleh Direktur Utama Jawa Pos, Leak Kustiya.

Baca Juga :  UIN Malang Disomasi Terkait Kavling Fiktif, Staf Rektorat Diduga Arogan

Ia menyebut penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk apresiasi konkret terhadap kontribusi berbagai pihak dalam membangun kemajuan Jawa Timur, khususnya kawasan Surabaya Raya.

“Radar Surabaya Award adalah bentuk penghargaan kepada tokoh, pelaku usaha, instansi, dan organisasi yang memberi dampak nyata bagi masyarakat. Ini bukan hasil voting viral, tapi melalui riset internal dan pengamatan lapangan oleh jurnalis kami,” kata Direktur PT Radar Media Surabaya, Lilik Widyantoro.

Selama menjabat sebagai senator, Ning Lia dikenal membawa pendekatan politik yang humanis dan spiritualis.

Baca Juga :  Pengukuhan DEKOPINDA Sumenep Jadi Tonggak Penguatan UMKM dan Ekonomi Pesisir

Gaya komunikasinya yang hangat dan reflektif disebut mampu menjembatani isu-isu kompleks seperti inklusi sosial, keadilan gender, hingga pemberdayaan akar rumput ke dalam ruang-ruang kebijakan formal.

“Ketokohannya menunjukkan bahwa politik bisa tetap memiliki jiwa, dan media sehat akan memperkuat pesan itu,” tutup Lilik.

Loading

Penulis : Mam

Berita Terkait

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura
Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep
Kasus Kokain 27,83 Kg di Sumenep Picu Kecurigaan Publik, JSI Ingatkan Kasus Teddy Minahasa 
Bappeda Sumenep Gelar Musrenbang RKPD 2027, Sinergikan Aspirasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Di Tengah Pemeriksaan KPK, PR Cahayaku Justru Nekat Edarkan Rokok Ilegal “Merah Delima”
Arif Firmanto Hadiri Dialog Keinsinyuran di ITS,Bahas Peran Insinyur untuk Pembangunan Nasional
Live Music Arinna Cafe Jadi Daya Tarik, Ketua JSI Sumenep Turut Meriahkan Panggung
Tekan TBC, Dinkes Sumenep Edukasi Warga dari Daratan hingga kepulauan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:34 WIB

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Kamis, 16 April 2026 - 15:32 WIB

Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep

Kamis, 16 April 2026 - 08:34 WIB

Kasus Kokain 27,83 Kg di Sumenep Picu Kecurigaan Publik, JSI Ingatkan Kasus Teddy Minahasa 

Kamis, 16 April 2026 - 08:32 WIB

Bappeda Sumenep Gelar Musrenbang RKPD 2027, Sinergikan Aspirasi untuk Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 16 April 2026 - 06:22 WIB

Di Tengah Pemeriksaan KPK, PR Cahayaku Justru Nekat Edarkan Rokok Ilegal “Merah Delima”

Rabu, 15 April 2026 - 21:52 WIB

Live Music Arinna Cafe Jadi Daya Tarik, Ketua JSI Sumenep Turut Meriahkan Panggung

Rabu, 15 April 2026 - 15:51 WIB

Tekan TBC, Dinkes Sumenep Edukasi Warga dari Daratan hingga kepulauan

Rabu, 15 April 2026 - 15:38 WIB

DPRD Sumenep Bahas 3 Raperda 2026, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Kritis

Berita Terbaru