OPINI, Catatan Kritis Mahasiswa FIA Unisma

Selasa, 30 Mei 2023 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Opini ; Catatan Kritis Mahasiswa FIA Unisma

 

nusainsider.com Mahasiswa tingkat akhir umumnya fokus untuk mengerjakan skripsi sebagai salah satu syarat kelulusan, mereka harus intens berkonsultasi dengan dosen pembimbing agar tugas dan tanggung jawabnya sebagai mahasiswa bisa dengan cepat diselesaikan dan tepat pada waktunya, serta wajib hukumnya bagi dosen pembimbing untuk mengayomi dan merespon mahasiswa-mahasiswanya yang mau bimbingan dan haram hukumnya bagi dosen yang selalu tidak merespon mahasiswa saat mau bimbingan.

Namun pada saat sekarang ini persoalan yang terjadi di Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Unisma, mahasiswa semester akhir yang ingin bimbingan tak kunjung tiba lantaran dosen pembimbing yang tidak mau ketemu sama mahasiswanya atas dalih kesibukan individual, tidak mementingkan kepentingan umum, malah sibuk dengan kepentingannya sendiri, mereka tidak berfikir berapa nyawa yang mereka korbankan.

Berapa mahasiswa yang harus terlantar dikampus, ini merupakan dampak yang sangat buruk sehingga mahasiswa-mahasiswi tingkat akhir yang waktunya lulus sehingga mereka nambah semester lagi dan harus bayar lagi.

Mereka tidak memikirkan orang tua kita yang harus jungkir balik untuk mendapatkan uang untuk pembayaran kampus.

Orang tua kita yang ingin melihat anaknya lulus dan berbaju toga dan kami sebagai anak ingin melihat kedua orang tua kami bahagia dengan cara cepat lulus dengan tepat waktu.

Baca Juga :  PSHT Komisariat Unisma Malang Laksanakan Pengambilan Sabuk, Begini Pesannya

Lulus dengan tepat waktu merupakan kebahagiaan yang tiada tara bagi orang tua kita.

” Nak ibu dan bapak tidak minta apa-apa kepadamu, ibu hanya minta agar cepat selesaikan perkuliahanmu dengan cepat. Hanya itu yang bapak sama ibu minta nak”

Dan Si anakpun menjawab ” Engghi ibu, bapak.” Ujarnya dengan jawaban yang sangat begitu sedih dan bercucuran air mata.

Dosen pembimbing yang sangat tidak mengerti dengan keadaan mahasiswa-mahasiswanya, ketika memang tidak sanggup untuk membimbing kami, berikan kami jalan dan berikan alternatif lain agar kami bisa bimbingan, biar tugas dan tanggung jawab kami sebagai mahasiswa juga bisa tepat waktu terselesaikan, bukan cuman bapak/ibu yang punya kesibukan, kita juga mempunyai kesibukan masing.

Baca Juga :  PMII Cabang Butuh Revolusi Manajerial dan Struktural, Bukan Basa-Basi Organisasi

Maka kami mohon dengan segala hormat dan takdzim agar suara-suara kami bisa di dengarkan dan chat kami bisa di respon.

Salam Hormat Tuan

Penulis : Mahasiswa Tingkat Akhir FIA Unisma

Loading

Berita Terkait

Perundungan dan Resistensi Santri Jadi Sorotan dalam Pengukuhan Guru Besar
Koteka Masuk Disertasi, IBS PKMKK Tunjukkan Keberanian Intelektual
Duka di Balik Urusan Dana BOSP, Dua Ibu Diduga Jadi Korban Sistem Administrasi Rumit
“Polisi Belajar Baik”: Perjalanan Aipda Purnomo dari Kemiskinan Menuju Misi Kemanusiaan
LDK Unija Sukses Gelar Forum Kebangsaan, Soroti Pentingnya Moderasi Beragama
Dari Sumenep ke Puncak Prestasi: Syahra Taklukkan 300 Peserta di Pamekasan
Khofifah Terapkan Aturan Baru: Gadget Siswa Dibatasi demi Fokus Belajar
Aksi Mahasiswa sebagai Cermin: Saatnya Kampus Berbenah

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:31 WIB

Perundungan dan Resistensi Santri Jadi Sorotan dalam Pengukuhan Guru Besar

Rabu, 29 April 2026 - 14:33 WIB

Koteka Masuk Disertasi, IBS PKMKK Tunjukkan Keberanian Intelektual

Senin, 27 April 2026 - 06:36 WIB

Duka di Balik Urusan Dana BOSP, Dua Ibu Diduga Jadi Korban Sistem Administrasi Rumit

Minggu, 26 April 2026 - 18:26 WIB

“Polisi Belajar Baik”: Perjalanan Aipda Purnomo dari Kemiskinan Menuju Misi Kemanusiaan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:41 WIB

LDK Unija Sukses Gelar Forum Kebangsaan, Soroti Pentingnya Moderasi Beragama

Minggu, 19 April 2026 - 17:26 WIB

Dari Sumenep ke Puncak Prestasi: Syahra Taklukkan 300 Peserta di Pamekasan

Rabu, 15 April 2026 - 02:52 WIB

Khofifah Terapkan Aturan Baru: Gadget Siswa Dibatasi demi Fokus Belajar

Sabtu, 11 April 2026 - 04:23 WIB

Aksi Mahasiswa sebagai Cermin: Saatnya Kampus Berbenah

Berita Terbaru

Foto. Fauzi As Pengamat Kebijakan Publik kota Keris

Ekonomi

Episode I Kabar Baru: Rampok Bernama Edi Junaidi

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:33 WIB