Pemuda Nahdliyin Laporkan Richard Lee Ke Polda Jatim, Ini Masalahnya

- Pewarta

Rabu, 24 Mei 2023 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, nusainsider.com Sekelompok orang yang mengatasnamakan Pemuda Nahdliyin Jawa Timur, melaporkan praktisi kesehatan sekaligus influencer Richard Lee ke Polda Jatim.

Richard dianggap menyamakan kalimat ‘Bimsalabim’ dengan ‘Kun Faya Kun’ saat tampil di podcast.

Selain Richard Lee, Pemuda Nahdliyin Jatim juga melaporkan seorang pengacara bernama Arif Edison. Keduanya diadukan ke polisi dengan pasal penistaan agama dan Undang-undang ITE.

Pihak pelapor, Taufiqurrahman yang diwakili pengacaranya, Ahmad Syaiful Aziz mengatakan, tindakan dugaan penistaan agama itu dilakukan Richard Lee saat mengundang Arif Edison berbicara di Podcast YouTubenya, dr Richard Lee, MARS.

“Di dalam podcast-nya, obrolan antara Richard Lee dan Arif Edison diduga menyamakan kalimat Bimsalabim dengan Kun Fayakun. Di mana ‘Kun Fayakun’ sendiri merupakan penggalan ayat dari Al-Quran,” kata Aziz, Rabu (24/5).

Menurutnya, apa yang dilakukan Richard sangat tidak tepat. Pasalnya, ‘Bimsalabim’ biasa dilontarkan seorang pesulap untuk kepentingan hiburan. Sedangkan kalimat ‘Kun Fayakun’ merupakan penggalan ayat di Al-Quran.

“Dan tentunya kami sebagai warga Nahdliyin merasa keberatan, merasa tersakiti dan tercemooh terhadap hal-hal yang dilakukan itu. Apalagi podcast tersebut dilakukan di You Tube yang dilihat berjuta-juta orang,” ucapnya.

Atas dasar itulah, pihaknya melaporkan Richard Lee dan Arif Edison ke kepolisian sejak 4 Mei 2023 lalu. Apalagi Richard diketahui belum meminta maaf, kendati kecaman dan protes sudah dilayangkan.

Senada, aktivis NU yang juga ikut melapor, M Hendy Setia Lesmana, menyesalkan apa yang telah dilakukan Richard Lee. Dia dianggap lalai padahal kasus-kasus dan permasalahan serupa banyak terjadi sebelumnya.

“Kami sudah berulang kali mengingatkan, memberikan banyak nasihat dan bimbingan kepada umat atau siapa pun untuk tidak sekali-kali bermain dengan Kalamullah atau ayat ayat Allah,” pungkas dia.

Baca Juga :  2 Ton Pisang Cavendish Milik KT Makmur Dipanen Hari ini Bersama Gubernur Jatim

Sementara itu, Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Henry Novere Santoso mengatakan laporan itu sudah diterimanya. Polisi saat ini mulai melakukan penyelidikan.

“Sudah kami terima pengaduannya dan sedang proses penyelidikan,” kata Henry, saat dikonfirmasi.

Loading

Berita Terkait

Sulaisi Abdurrazaq Himbau Polda Jatim tidak Menyembunyikan Pelaku Tipidkor PATM di Sumenep
Pencabulan Siswi SMP, Ning Lia Harapkan Penegakan Hukum Sampai Tuntas
Anggaran Rp4,8 Miliar Raib, Kasus Mangkrak Korupsi PATM dinilai Ajaib
Stafsus Menang RI Tekankan Guru Agama Islam harus Adaptif di Era Digital
Kemendikbudristek Dorong Pemerintah dan Satuan Pendidikan Prioritaskan Keselamatan Murid
Viral! APBD Sumenep 4,8 Miliar Berserakan di Kecamatan Pasongsongan
Hadiri Pelantikan PMII Lamongan, Ning Lia Dorong Generasi Z Berani Tampil di Depan Publik
Kepala Desa Karangnangka dan Pihak Terlibat Capai Kesepakatan Damai

Berita Terkait

Sabtu, 18 Mei 2024 - 14:41 WIB

Sulaisi Abdurrazaq Himbau Polda Jatim tidak Menyembunyikan Pelaku Tipidkor PATM di Sumenep

Sabtu, 18 Mei 2024 - 09:21 WIB

Pencabulan Siswi SMP, Ning Lia Harapkan Penegakan Hukum Sampai Tuntas

Jumat, 17 Mei 2024 - 07:55 WIB

Anggaran Rp4,8 Miliar Raib, Kasus Mangkrak Korupsi PATM dinilai Ajaib

Kamis, 16 Mei 2024 - 18:24 WIB

Stafsus Menang RI Tekankan Guru Agama Islam harus Adaptif di Era Digital

Kamis, 16 Mei 2024 - 00:55 WIB

Viral! APBD Sumenep 4,8 Miliar Berserakan di Kecamatan Pasongsongan

Rabu, 15 Mei 2024 - 10:24 WIB

Hadiri Pelantikan PMII Lamongan, Ning Lia Dorong Generasi Z Berani Tampil di Depan Publik

Selasa, 14 Mei 2024 - 15:32 WIB

Kepala Desa Karangnangka dan Pihak Terlibat Capai Kesepakatan Damai

Senin, 13 Mei 2024 - 11:14 WIB

Kasus Tuduhan Kepala Desa Karangnangka Selingkuh dan Hamili Salah Satu Masyarakat, Ternyata Tidak Benar!

Berita Terbaru