Sekolah Rakyat Prabowo Dinilai Solusi Konkret Atasi Putus Sekolah dan Kemiskinan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber Foto. SMSI Jawa Timur

Sumber Foto. SMSI Jawa Timur

JAKARTA, nusainsider.com Guru Besar Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, SH, MH, memberikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas langkah konkret mewujudkan pendirian sekolah rakyat di berbagai wilayah Indonesia.

Menurut Wakil Rektor Universitas Jayabaya Jakarta itu, program sekolah rakyat dirancang untuk mengatasi kemiskinan ekstrem dan angka putus sekolah dengan pendekatan holistik.

Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh siswa, tetapi juga keluarga dan masyarakat luas.

“Pendekatan holistik ini bertujuan memutus rantai kemiskinan antar generasi melalui pendidikan. Keluarga miskin dengan anak putus sekolah sangat mungkin melahirkan generasi miskin berikutnya. Di sinilah letak nilai strategis program ini,” ujarnya, Rabu (27/8/2025).

Ketua Dewan Pembina Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) itu menilai, model pendidikan asrama untuk anak-anak miskin dan putus sekolah bukan sekadar memberi akses pendidikan.

Baca Juga :  Demonstrasi Depan DPR RI Ricuh, Massa Tuntut Turunkan Pemerintah hingga Bubarkan DPR

Lebih dari itu, program ini juga menjamin akomodasi, nutrisi layak, dan pembinaan karakter.

“Dengan pola seperti ini, terjadi peningkatan kualitas hidup. Anak-anak tidak hanya memperoleh pendidikan akademik, tetapi juga dibentuk menjadi individu yang sehat, terampil, dan berdaya saing,” tandasnya.

Ia menekankan, bangsa Indonesia perlu melihat secara objektif bahwa kebijakan yang digagas Presiden Prabowo bermuara pada satu tujuan besar: membangun ketahanan nasional.

Baca Juga :  Setelah menerima Prabowo di Cikeas, SBY dan AHY Sambangi Prabowo di Hambalang.

Hal itu disebut sebagai modal utama untuk mewujudkan Indonesia yang bangkit dan maju.

“Salah satu bentuk ketahanan nasional adalah kualitas sumber daya manusia. Inilah yang dikejar lewat sekolah rakyat dan program makan bergizi gratis bagi siswa dan ibu hamil. Program ini berdampingan dengan ketahanan energi, pangan, serta keamanan yang menjadi fokus Presiden,” jelas Wakil Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN PERADI) itu.

Prof. Harris optimistis, jika program sekolah rakyat terus berjalan dan menjangkau daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar), maka peta jalan menuju Indonesia Maju akan semakin nyata tercapai. (*)

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan
Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta
Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang
Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep
Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru
PBB-P2 Jadi Instrumen Penguatan PAD, Bapenda Sumenep Gelar Sosialisasi di Giligenting
Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02
Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:59 WIB

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:42 WIB

Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:39 WIB

Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:39 WIB

Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:59 WIB

Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:24 WIB

Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:42 WIB

Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:34 WIB

Kolaborasi UNESA dan Disdik Sumenep Perkuat Pembelajaran Berbasis Budaya Keris dan Literasi Ekologi

Berita Terbaru