SKK Migas Terima Kunjungan Civitas Akademika Fakultas Hukum President University

Kamis, 4 April 2024 - 22:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. kunjungan civitas akademika Fakultas Hukum President University dalam event Law School goes to SKK Migas 2023

Foto. kunjungan civitas akademika Fakultas Hukum President University dalam event Law School goes to SKK Migas 2023

JAKARTA, nusainsider.com Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menerima kunjungan civitas akademika Fakultas Hukum President University dalam event Law School goes to SKK Migas 2023.

Kunjungan tersebut dilaksanakan pada Kamis (4/4/2024) di kantor SKK Migas di Jakarta dan diikuti oleh sekitar 60 dosen dan mahasiswa Fakultas Hukum President University.

Bappeda Sumenep

Dari SKK Migas yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah Kepala Divisi Program dan Komunikasi Hudi D. Suryodipuro, Plt Kepala Divisi Hukum Martin Edward beserta jajaran fungsi terkait di SKK Migas.

Para dosen dan mahasiswa Fakultas Hukum President University mendapatkan wawasan mengenai industri hulu migas baik dari aspek kelembagaan, landasan hukumnya, tugas dan peran SKK Migas dalam pengelolaan kekayaan alam dibidang hulu migas dan lainnya.

Baca Juga :  Event Layangan Led Akan Berlangsung Kembali di Pantai Lombang, Begini Kata Bupati

Dalam sambutan dan paparannya, Kepala Divisi Program dan Komunikasi menyampaikan pula mengenai betapa pentingnya industri hulu migas dalam mendukung ketahanan energi dan pembangunan nasional.

Meskipun saat ini ada tren ke energi terbarukan dan komitmen Pemerintah untuk mencapai net zero emission (NZE) di 2060, namun berdasarkan rencanan umum energi nasional (RUEN) meskipun secara prosentase kontribusi energi migas menurun, tapi secara volume justru meningkat.

Menurut RUEN di tahun 2050, kebutuhan minyak akan meningkat 139% dan gas meningkat 298% dibandingkan kebutuhan saat ini.

Hudi juga memaparkan mengenai kontribusi migas dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang mencapai lebih dari 55% dari total keseluruhan PNBP dari sektor sumber daya alam (SDA).

Mengutip data dari Bank Indonesia, dari tahun 2017 hingga 2022 kontribusi PNBP sektor Migas adalah paling besar dibandingkan gabungan sektor SDA lainnya. Bahkan ditahun 2022, menjadi tahun dengan kontribusi PNBP sektor SDA terbesar yang mencapai Rp 269 triliun, dari jumlah tersebut kontribusi sektor Migas mencapai Rp 149 triliun.

Baca Juga :  2 Ton Pisang Cavendish Milik KT Makmur Dipanen Hari ini Bersama Gubernur Jatim

Dia menambahkan juga bahwa sektor hulu migas juga memberikan kontribusi dalam penguatan industri dalam negeri, karena TKDN Hulu Migas sangat besar, di tahun 2022 mencapai 58,1% sehingga dari seluruh pengadaan barang/jasa yang mencapai US$ 9,68 miliar dengan TKDN 58,1% maka terdapat US$ 5,08 miliar yang berkontribusi menjaga keberlanjutan industri nasional di pusat dan daerah.

Kegiatan kunjungan menjadi sangat menarik dengan kegiatan diskusi dan lainnya. Pada kesempatan tersebut mewakili President University, Lexa sebagai project manager dalam event Law School goes to SKK Migas 2024, mengucapkan ribuan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan dan sambutan hangat yang diberikan.

Dia mengatakan kegiatan ini memberikan pengalaman yang sungguh berkesan, dan semua mahasiswa hukum President University merasa bahagia serta menghargai sambutan hangat dari SKK Migas. (*)

Loading

Penulis : Ali wafa

Berita Terkait

Sinergi Destinasi Nasional, Labuan Bajo dan Jawa Timur Diusulkan Satu Paket
RDP DPD RI–Kemenhaj: Formula Kuota Haji Berbasis Antrian Dinilai Lebih Adil
Tembok Pembiayaan UMKM Dibongkar, Lia Istifhama Siap Jadi Jembatan Solusi
Lia Istifhama Sebut Sumber Energi dari Madura, Peluang Kerja ke Luar Daerah
Pembatasan Pita Cukai Picu PHK, YLBH Madura Soroti Dugaan Praktik Tak Sehat
PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota
Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital
Cukai Tembakau Jadi Mesin Uang Negara, Daerah Penghasil Masih Jadi Korban
banner 325x300

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:42 WIB

Sinergi Destinasi Nasional, Labuan Bajo dan Jawa Timur Diusulkan Satu Paket

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:38 WIB

RDP DPD RI–Kemenhaj: Formula Kuota Haji Berbasis Antrian Dinilai Lebih Adil

Selasa, 27 Januari 2026 - 06:47 WIB

Tembok Pembiayaan UMKM Dibongkar, Lia Istifhama Siap Jadi Jembatan Solusi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:43 WIB

Lia Istifhama Sebut Sumber Energi dari Madura, Peluang Kerja ke Luar Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:32 WIB

Pembatasan Pita Cukai Picu PHK, YLBH Madura Soroti Dugaan Praktik Tak Sehat

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:31 WIB

PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital

Senin, 19 Januari 2026 - 11:38 WIB

Cukai Tembakau Jadi Mesin Uang Negara, Daerah Penghasil Masih Jadi Korban

Berita Terbaru