Pariwisata dan UMKM Menggeliat, Sumenep Jadi Magnet Investasi Baru

Rabu, 15 Januari 2025 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dr. R. Abd. Rahman Riadi, SE, MM.

Foto. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dr. R. Abd. Rahman Riadi, SE, MM.

SUMENEP, nusainsider.com Kabupaten Sumenep, yang terletak di ujung timur Pulau Madura, Jawa Timur, mencatat pencapaian positif di sektor investasi.

Sepanjang tahun 2024, total investasi yang masuk ke Sumenep mencapai Rp2,7 triliun, melampaui target awal sebesar Rp2,5 triliun.
Melihat tren positif ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep optimistis investasi akan terus meningkat pada 2025. Oleh karena itu, target investasi tahun ini dinaikkan menjadi Rp2,8 triliun.

Baca Juga :  Polres Sumenep Ungkap Penyalahgunaan LPG Bersubsidi, Empat Pelaku dan Puluhan Tabung Gas Diamankan

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumenep, Abd. Rahman Riadi, mengungkapkan bahwa sektor yang paling diminati investor meliputi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), pariwisata, dan pertanian.

Ia menekankan bahwa kemudahan perizinan menjadi salah satu faktor utama yang menarik investasi ke Sumenep.

“Saat ini, izin usaha skala menengah ke bawah bisa langsung diproses di tingkat kecamatan, sedangkan untuk usaha besar dapat dilakukan di Mall Pelayanan Publik (MPP),” ujarnya pada Rabu (15/1/2025).

Selain memperbaiki infrastruktur dan mempercepat proses perizinan, Pemkab Sumenep juga aktif mempromosikan potensi daerah.

Baca Juga :  Ribuan Masyarakat Bluto Kompak Dukung Pasangan FAHAM Menang

Wisata pantai, kuliner khas, dan kerajinan lokal terus diperkenalkan untuk menarik lebih banyak investor, baik dari dalam maupun luar negeri.

Dengan berbagai langkah strategis yang telah diterapkan, Sumenep berharap terus menjadi daerah yang ramah investasi.

Pertumbuhan investasi ini diharapkan dapat membuka lebih banyak lapangan pekerjaan dan mendorong ekonomi daerah secara berkelanjutan, “Tutupnya.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, BPS Sumenep Fokus Tingkatkan Kompetensi Petugas Lapangan
RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pasien
Dari Warisan Budaya Menjadi Produk Kreatif, Reog Ponorogo Bersinar di Edu Kampus School Expo 2026
Konfirmasi Tak Digubris, Sikap Kepala KSOP Kalianget Dinilai Hambat Kerja Jurnalistik
Batik dan Wayang Curi Perhatian Pengunjung Edu Kampus School 2026 di Surabaya
Polwan Sumenep Turun ke Jalan, Pastikan Jamaah Sholat Jumat Aman dan Nyaman
Sidang Terbuka Penerimaan Polri 2026 Digelar, 10 Peserta Sumenep Lanjut ke Rikkes Tahap II
Klaim 75 Persen Tak Cukup, ALARM Minta DPR RI Pastikan Mutu PELRA Kalianget

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:20 WIB

Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, BPS Sumenep Fokus Tingkatkan Kompetensi Petugas Lapangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:54 WIB

RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pasien

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:55 WIB

Dari Warisan Budaya Menjadi Produk Kreatif, Reog Ponorogo Bersinar di Edu Kampus School Expo 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:09 WIB

Konfirmasi Tak Digubris, Sikap Kepala KSOP Kalianget Dinilai Hambat Kerja Jurnalistik

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:58 WIB

Batik dan Wayang Curi Perhatian Pengunjung Edu Kampus School 2026 di Surabaya

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:49 WIB

Sidang Terbuka Penerimaan Polri 2026 Digelar, 10 Peserta Sumenep Lanjut ke Rikkes Tahap II

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:43 WIB

Klaim 75 Persen Tak Cukup, ALARM Minta DPR RI Pastikan Mutu PELRA Kalianget

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:16 WIB

Presiden! KEK Tembakau: Jalan Pulang Ekonomi Madura

Berita Terbaru