Gelar Halal Bihalal, SKK Migas Tunjukkan Kekompakan Capai Target 1 Juta Barel di 2024

Kamis, 18 April 2024 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, nusainsider.com Momentum Idul Fitri menjadi salah satu momen yang tepat untuk merajut dan semakin memperkuat hubungan para pelaku industri hulu migas dan industri penunjang Migas.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dalam sambutannya di acara Halal Bi Halal Industri Hulu Migas yang diselenggarakan hari ini, Kamis (18/4) di kantor SKK Migas di Jakarta.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh lebih dari 1.400 orang yang terdiri atas Manajemen SKK Migas, para mantan Manajemen SKK Migas, Pimpinan tertinggi KKKS, Pimpinan Industri Penunjang Hulu Migas, pegawai dan TAD SKK Migas.

Kepala SKK Migas menyampaikan terima kasihnya atas antusiasme segenap insan industri hulu migas yang telah meluangkan waktu untuk bisa hadir di acara tersebut. Hal ini menunjukkan kekompakan dan visi yang sama untuk terus meningkat sinergi dan kolaborasi guna mencapai target yang telah ditetapkan.

Pada kesempatan itu pula, Dia mewakili segenap manajemen dan pegawai SKK Migas menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin dan meneguhkan komitmennya untuk ke depan dapat terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan yang sesuai dengan tugas dan kewenangan yang diamanatkan kepada SKK Migas.

Kemudian dia menunjukkan bahwa silaturahmi memiliki hubungan dengan industri Hulu migas. Melalui silaturahmi diharapkan dapat menjaga harmoni untuk dapat meningkatkan produksi dan lifting. Dalam konteks memperbanyak rejeki, Dia mengharapkan mudah-mudahan melalui silaturahmi ini cita-cita untuk mencapai target produksi 1 juta barel minyak dan 12 miliar kaki kubik gas dapat tercapai.

Lebih lanjut Kepala SKK Migas menyampaikan melalui silaturahmi akan ada sharing experience dari dan antar pelaku Hulu migas, termasuk senior-senior para mantan pimpinan SKK Migas.

Baca Juga :  Soroti Kalender Event Sumenep, Politisi dan Aktivis Satu Frekuensi

Kemudian silaturahmi juga akan improving memory, kembali ke masa yang lampau untuk membangkitkan kembali semangat saat itu guna meningkatkan semangat dan daya juang mencapai target saat ini.

Pada kesempatan tersebut, Kepala SKK Migas mengingatkan kembali bahwa industri hulu migas masih menghadapi minyak yang masih decline, untuk gas ada keterlambatan dalam menyiapkan infrastruktur.

Tahun 2023 SKK Migas dan KKKS berhasil menurunkan decline rate diangka 1,1 % dan menjadi capaian terbaik dalam menjaga produksi minyak. Adapun untuk gas di tahun 2023 sudah bisa menaikkan produksi (incline rate) sebesar 2.1 %.

Dia mengingatkan bahwa bagaimana mengangkat produksi minyak dan gas, tentu membutuhkan kerja-kerja yang lebih keras serta terobosan dan inovasi yang terus menerus. Pesan untuk terus meningkatkan sinergi dan kolaborasi di tahun 2024 menjadi pemacu bagi insan hulu migas, mengingat di awal tahun 2024 terdapat kendala alam berupa banjir dibeberapa lokasi produksi migas sehingga menjadi hambatan dalam proses pengangkutan, maupun penyelesaian pekerjaan di proyek maupun pekerjaan untuk menjaga dan meningkatkan produksi.

Kemudian, Dia juga mengingatkan bahwa Pemerintah telah memberikan arahan agar meningkatkan energy security yang dalam konteks industri hulu migas adalah berkaitan dengan produksi dan lifting.

Oleh karena itu, Kepala SKK Migas mendorong kerjasama dengan KKKS agar potensi yang ada bisa dipercepat. Dia juta meminta agar efisiensi di Industri Hulu Migas juga terus ditingkatkan dengan menyiapkan berbagai terobosan, salah satunya adalah implementasi proses di KKKS terhadap pelaksanaan proyek dan sebagainya harus terus ditingkatkan.

Inefisiensi mostly terjadi karena keterlambatan proyek dan juga perlunya kompetitif vendor untuk terus ditingkatkan sehingga dapat mendukung penyelesaian proyek lebih tepat waktu maupun kehandalan operasionalnya. (Red)

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Roundtable GEN Malang Raya: Derby Jatim Picu Pro-Kontra
Diskominfo Sumenep Pastikan Aduan Warga Tak Lagi Diabaikan
Eksistensi Industri Kretek Lokal Menguat, DRT Rilis Produk Baru di Sapudi
Halal Bihalal Bersama Media, Makayasa Paparkan Roadmap Besar dan Program Sosial
Dari Pantun ke Kritik, Lia Istifhama Angkat Masalah BPSK di Forum Nasional
Ning Lia Gaungkan Kejayaan Majapahit di Senayan, Dorong Budaya Jadi Mesin Ekonomi
Achmad Fauzi Wongsojudo: Antara Pencitraan dan Fakta Ketimpangan Kepulauan
Hilal yang Sama, Cara Pandang yang Berbeda: Lebaran 2026 di Persimpangan Iman dan Sains

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 21:52 WIB

Roundtable GEN Malang Raya: Derby Jatim Picu Pro-Kontra

Selasa, 14 April 2026 - 14:09 WIB

Diskominfo Sumenep Pastikan Aduan Warga Tak Lagi Diabaikan

Minggu, 12 April 2026 - 16:24 WIB

Eksistensi Industri Kretek Lokal Menguat, DRT Rilis Produk Baru di Sapudi

Kamis, 9 April 2026 - 06:15 WIB

Halal Bihalal Bersama Media, Makayasa Paparkan Roadmap Besar dan Program Sosial

Selasa, 7 April 2026 - 16:25 WIB

Dari Pantun ke Kritik, Lia Istifhama Angkat Masalah BPSK di Forum Nasional

Selasa, 7 April 2026 - 02:52 WIB

Ning Lia Gaungkan Kejayaan Majapahit di Senayan, Dorong Budaya Jadi Mesin Ekonomi

Jumat, 3 April 2026 - 19:12 WIB

Achmad Fauzi Wongsojudo: Antara Pencitraan dan Fakta Ketimpangan Kepulauan

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:25 WIB

Hilal yang Sama, Cara Pandang yang Berbeda: Lebaran 2026 di Persimpangan Iman dan Sains

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB