HMI Cabang Majene Tanggapi Penundaan Pilkades Serentak 2023

Sabtu, 27 Mei 2023 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAJENE, nusainsider.com Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Majene Tanggapi Surat Penundaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, Sabtu 27 Mei 2023.

Sorotan tersebut muncul saat Bupati Majene keluarkan Surat Pernyataan dengan Nomor 014/688/2023 Tentang Pilkades serentak Kabupaten Tahun 2023.

Diketahui, isu hangat yang diperbincangkan dikalangan Publik Khususnya di Kabupaten Majene terkait Penundaan Pilkades serentak 2023 menuai sorotan dari berbagai Pihak dan menolak penundaan itu.

Ketua Umum HMI Cabang Majene melalui keterangan rilisnya kepada media ini menilai bahwa keputusan bupati majene mesti diterima masyarakat sebab keputusan tersebut sifatnya memaksa dan mengikat.

Baca Juga :  Akibat Kelangkaan Gas LPG Belum Teratasi, PMII Jatim Kritik Manajemen Pertamina

Mengingat keputusan berdasarkan peraturan Mentri dalam negeri yang meberikan kewenangan kepada Bupati dan Walikota bisa menunda dan bisa melanjutkan pemilihan desa dengan melakukan rapat yang melibatkan unsur forkopimda dan itu sudah dilakukan oleh pemerintah daerah”, Imbuhnya Harbianto, Sabtu (27/5) malam.

Pada prinsipnya setiap kebijakan akan melahirkan pro dan kontra, serta semua pihak memiliki hak untuk menolak maupun menerima.

Baca Juga :  Prima Energi Berhasil Reaktivasi Lapangan Camar Wilayah Kerja Bawean

Satu hal yang perlu dipahami masyarakat, utamanya organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan sebagai lokomotif perubahan, harus mampu melahirkan isu kerakyatan menjadi isu politik bukan justru sebaliknya isu politik menjadi kerakyatan.

Maka dalam hal ini HMI Cabang Majene Memandang bahwa hal utama hari ini yang perlu dilakukan pemerintah daerah adalah maksimalisasi pelayanan dan peningkatan di segala bidang dan sektor.

Baca Juga :  Budaya dan Inovasi Indonesia Curi Perhatian Dunia di Osaka, Bukukan Investasi Rp 380 Triliun

Misalnya, akses pendidikan dan kependudukan yang Masih sangat terbatas di Kabupaten Majene serta Masih banyak Problem Lainnya yang harus diperhatikan, “Paparnya.

Dirinya menegaskan bahwa perihal penudaan Pilkades adalah hal yang wajar dengan pertimbangan-pertimbangan yang memang orientasinya untuk kepentingan Daerah ” Tutupnya.

Sementara itu, wartawan media ini masih belum bisa konfirmasi lebih lanjut perihal penundaan pemilu kepada Bupati Majene yang getol menjadk sorotan publik.

Loading

Berita Terkait

Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung
Roundtable GEN Malang Raya: Derby Jatim Picu Pro-Kontra
Diskominfo Sumenep Pastikan Aduan Warga Tak Lagi Diabaikan
Dari Pantun ke Kritik, Lia Istifhama Angkat Masalah BPSK di Forum Nasional
Ning Lia Gaungkan Kejayaan Majapahit di Senayan, Dorong Budaya Jadi Mesin Ekonomi
Achmad Fauzi Wongsojudo: Antara Pencitraan dan Fakta Ketimpangan Kepulauan
Hilal yang Sama, Cara Pandang yang Berbeda: Lebaran 2026 di Persimpangan Iman dan Sains
WFA hingga Energi Bersih, Lia Istifhama Soroti Strategi Ekonomi Prabowo

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 07:36 WIB

Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung

Rabu, 15 April 2026 - 21:52 WIB

Roundtable GEN Malang Raya: Derby Jatim Picu Pro-Kontra

Selasa, 14 April 2026 - 14:09 WIB

Diskominfo Sumenep Pastikan Aduan Warga Tak Lagi Diabaikan

Selasa, 7 April 2026 - 16:25 WIB

Dari Pantun ke Kritik, Lia Istifhama Angkat Masalah BPSK di Forum Nasional

Selasa, 7 April 2026 - 02:52 WIB

Ning Lia Gaungkan Kejayaan Majapahit di Senayan, Dorong Budaya Jadi Mesin Ekonomi

Jumat, 3 April 2026 - 19:12 WIB

Achmad Fauzi Wongsojudo: Antara Pencitraan dan Fakta Ketimpangan Kepulauan

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:25 WIB

Hilal yang Sama, Cara Pandang yang Berbeda: Lebaran 2026 di Persimpangan Iman dan Sains

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:14 WIB

WFA hingga Energi Bersih, Lia Istifhama Soroti Strategi Ekonomi Prabowo

Berita Terbaru