Hadiri Pelantikan PMII Lamongan, Ning Lia Dorong Generasi Z Berani Tampil di Depan Publik

Rabu, 15 Mei 2024 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Dr Lia Istifhama, M.E.I saat menghadiri pelantikan PMII Lamongan

Foto. Dr Lia Istifhama, M.E.I saat menghadiri pelantikan PMII Lamongan

JATIM, nusainsider.com — Pelantikan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Lamongan, Jawa Timur,  periode 2024-2025 berlangsung meriah dan penuh inspirasi di Gedung KORPRI.

Acara ini tidak hanya melantik Maulana Rohis Putra sebagai Ketua Umum, tetapi juga menghadirkan dialog kebangsaan bertema “Meneguhkan Kehadiran PMII dalam Dimensi Kemanusiaan Lamongan”.

Hadir sebagai narasumber, Dr. Lia Istifhama, Anggota DPD RI Jawa Timur terpilih periode 2024-2029, dan Aang Kunaifi, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur periode 2024-2029. Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi turut mendukung acara ini melalui Asisten 1, Joko Nurdianto, yang mewakilinya.

Dalam pidatonya yang penuh semangat, Senator Lia Istifhama, yang meraih suara tertinggi nasional sebagai senator perempuan non petahana pada Pemilu 2024, menyoroti pentingnya PMII sebagai wadah pengembangan diri.

Baca Juga :  Kepala Desa Karangnangka dan Pihak Terlibat Capai Kesepakatan Damai

“PMII bagi saya adalah ruang untuk membangun dialektika dan retorika. Menjadi seorang pemimpin atau politisi memerlukan keterampilan berbicara dan mengutarakan gagasan. PMII adalah tempat yang ideal untuk mengasah kemampuan tersebut, agar gagasan tidak hanya dipendam, tetapi disampaikan dengan percaya diri,” ujarnya, Rabu (15/5/2024).

Ning Lia juga memberikan dorongan kuat kepada generasi Z untuk tampil di depan publik.

“Gen Z harus berani tampil di depan publik. Sampaikan gagasan dan karya kalian. Dengan berbicara di depan publik, kalian akan memahami bagaimana penerimaan orang lain dan bisa mengevaluasi diri. Selain itu, tampil di depan publik juga membuktikan bahwa tindakan dan penyampaian kita dapat bermanfaat bagi orang lain,” tandasnya.

Ia menambahkan bahwa menjadi pendengar yang baik tidak selalu cukup, karena diam berarti menunda kerja kreatif dan inovatif yang ada dalam pikiran. Selain membahas pengembangan diri, Lia juga menjelaskan potensi besar yang dimiliki Kabupaten Lamongan.

“Lamongan memiliki sumber daya manusia yang kuat dan tangguh. Misalnya, petani di Lamongan cerdas dalam mengelola lahan, membuat lahan dapat berfungsi sebagai tambak dan sawah secara bergantian. Saya pernah mengalami sendiri betapa sulitnya proses menanam di Lamongan dibandingkan dengan wilayah lain,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Lia juga menggarisbawahi potensi wisata dan kuliner Lamongan yang perlu dikembangkan oleh kader PMII.

“PMII Lamongan sangat dibutuhkan ide kreatifnya untuk memajukan daerah ini. Potensi wisata dan kuliner, seperti wingko babat, olahan ikan segar, dan nasi boran, harus dipromosikan dengan cara yang menarik. Promosi yang bersih dan penyajian yang instagramable di media sosial akan sangat membantu menarik wisatawan,” tambahnya.

Di akhir pidatonya, Lia berpesan agar PMII terus memperkuat modal sosial dan kaderisasi.

Baca Juga :  Kebijakan Kemendikbud, Kadisdik Sumenep Tetap Terapkan Sistem Zonasi PPDB 2024

“PMII telah menunjukkan modal sosial yang kuat. Dukungan antar kader, terutama dari senior kepada junior, sangat penting untuk mempersiapkan calon pemimpin masa depan. PMII adalah keluarga besar yang saling mendukung,” pungkasnya.

Ia juga menekankan pentingnya adaptasi di era digital, dengan menerapkan teori kontingensi yang berfokus pada adaptasi terhadap situasi dan kondisi, serta mengkonvergensikan tiga sektor industri: komputasi, komunikasi, dan konten.

Dengan pidato yang inspiratif ini, Senator Lia Istifhama memberikan semangat baru bagi para kader PMII Lamongan untuk terus berinovasi dan berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa.

Loading

Penulis : Mam

Berita Terkait

Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas
119 Pelajar Adu Kompetensi di Olimpiade Ekonomi MGMP Sumenep, Ini Daftar Juaranya
Cacat Substantif Pencalonan Presiden dan/atau Wakil Presiden yang Terungkap Setelah Pelantikan: Perspektif Hukum Tata Negara
Dulu Mengkritik, Kini Berada di Dalam: Ketika Idealisme Diuji Kekuasaan
Dari Ansor Jatim Menembus Tianjin University, Zikky Bawa Misi Akademik dan Diplomasi
IPK Sempurna 4,00! Dr. Sri Roekminiati Jadi Wisudawan Doktor Ilmu Administrasi Universitas Jember
Ning Lia Dikerumuni Santri Al-Fatimah, Suasana Harlah ke-20 Mendadak Gayeng
Abrasi Mengancam, SKK Migas-PHE ONWJ Gandeng Warga Pulihkan Pesisir Pasir Putih

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:26 WIB

119 Pelajar Adu Kompetensi di Olimpiade Ekonomi MGMP Sumenep, Ini Daftar Juaranya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Cacat Substantif Pencalonan Presiden dan/atau Wakil Presiden yang Terungkap Setelah Pelantikan: Perspektif Hukum Tata Negara

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Dulu Mengkritik, Kini Berada di Dalam: Ketika Idealisme Diuji Kekuasaan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:48 WIB

Dari Ansor Jatim Menembus Tianjin University, Zikky Bawa Misi Akademik dan Diplomasi

Minggu, 27 September 2026 - 09:59 WIB

IPK Sempurna 4,00! Dr. Sri Roekminiati Jadi Wisudawan Doktor Ilmu Administrasi Universitas Jember

Kamis, 17 September 2026 - 10:35 WIB

Ning Lia Dikerumuni Santri Al-Fatimah, Suasana Harlah ke-20 Mendadak Gayeng

Rabu, 16 September 2026 - 10:02 WIB

Abrasi Mengancam, SKK Migas-PHE ONWJ Gandeng Warga Pulihkan Pesisir Pasir Putih

Berita Terbaru