Momentum Harlah Pancasila, Presiden RI Sampaikan Pidato Keberhasilan Indonesia Sektor Ini

Kamis, 1 Juni 2023 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo saat menyampaikan Pidato pada Hari Lahir Pancasila 2023

Foto. Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo saat menyampaikan Pidato pada Hari Lahir Pancasila 2023

JAKARTA, nusainsider.com Beragam hal disinggung Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyampaikan pidato upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2023.

Jokowi bicara keberhasilan Indonesia menghadapi krisis dunia, keberlanjutan pembangunan, hingga pesan menyambut Pemilu 2024.

Presiden Jokowi menyampaikan pidato upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di sisi Selatan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis (1/6/2023).

Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi, Wapres Ma’ruf Amin dan sejumlah menteri hingga pimpinan lembaga.

“Alhamdulillah di tengah krisis yang melanda dunia, Indonesia adalah satu dari sedikit negara yang berhasil menjaga stabilitas ekonominya, menjaga stabilitas sosial dan politiknya, inflasi terkendali, investasi tumbuh, dan lapangan kerja bisa bertambah,” kata Jokowi di awal pidatonya

Keadilan, pemerataan, dan kesejahteraan diharapkan dapat diwujudkan melalui reformasi struktural, peningkatan kualitas SDM, hilirisasi industri, dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN)

“Kita ingin kekayaan alam negeri ini bermanfaat maksimal bagi kesejahteraan rakyat. Kita ingin rakyat di luar Jawa juga merasakan manfaat yang signifikan dari pembangunan yang ada,” ujar Jokowi yang memakai pakaian adat Kesultanan Deli.

Jokowi kemudian menyampaikan presidensi G-20 yang telah sukses dilaksanakan dan Keketuaan ASEAN yang sudah digelar Indonesia tahun ini merupakan bukti Pancasila bukan hanya hal utama untuk Indonesia tapi juga sangat relevan untuk dunia.

“Toleransi, persatuan, dan gotong royong adalah kunci membangun bangsa yang kokoh,” ucap Jokowi.

Alhamdulillah di tengah krisis yang melanda dunia, Indonesia adalah satu dari sedikit negara yang berhasil menjaga stabilitas ekonominya, menjaga stabilitas sosial dan politiknya, inflasi terkendali, investasi tumbuh, dan lapangan kerja bisa bertambah.

Baca Juga :  Momentum Hari Guru 2025, Ning Lia Dorong Reformasi Sisdiknas dan Zonasi Guru Humanis

Ini adalah sumbangsih seluruh anak bangsa. Berkat persatuan, berkat kerja keras, dan gotong royong, bangsa ini berhasil menghadapi tantangan dan semakin dipercaya dunia.

Semua itu fondasinya adalah ideologi Pancasila yang diwariskan Presiden pertama Republik Indonesia Ir Sukarno. Ideologi yang harus terus kita pegang teguh untuk memperkokoh kemajuan bangsa.

Saat ini kita masih terus berjuang untuk menghadirkan pembangunan yang adil dan merata. Ini butuh kesinambungan dan keberlanjutan.

Personel dalam pemerintah bisa berganti tapi perjuangan tak boleh berhenti. Keadilan, pemerataan, dan kesejahteraan adalah yang ingin kita wujudkan melalui reformasi struktural, peningkatan kualitas SDM, hilirisasi industri, dan pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Kita ingin kekayaan alam negeri ini bermanfaat maksimal bagi kesejahteraan rakyat. Kita ingin rakyat di luar Jawa juga merasakan manfaat yang signifikan dari pembangunan yang ada.

Baca Juga :  Dukung Langkah Presiden Kirim Mahasiswa Kedokteran ke Selandia Baru, Begini Harapan Ning Lia

Sebagai negara besar, Indonesia harus duduk sejajar dengan bangsa-bangsa lain. Kita siap bekerja sama, siap memimpin, kita ingin bekerja sama, kita ingin berkolaborasi dengan negara manapun dan menjadi titik temu serta jembatan dari perbedaan-perbedaan yang ada di dunia.

Inilah Indonesia. Indonesia adalah Indonesia yang tidak dapat didikte oleh siapapun, yang tidak dapat didikte oleh negara manapun, namun siap, selalu siap berkontribusi bagi dunia.

Ideologi Pancasila membuat kepemimpinan Indonesia diterima dan diakui dunia.

Baca Juga :  Soal Cawapres Ganjar ; PPP Ungkap 2 Nama Usulan Selain Sandiaga Uno

Presidensi G-20 yang telah sukses dilaksanakan, Keketuaan ASEAN tahun ini merupakan bukti nyata bahwa Pancasila bukan hanya utama untuk Indonesia tapi juga sangat relevan untuk dunia.

Toleransi, persatuan, dan gotong royong adalah kunci membangun bangsa yang kokoh. Oleh sebab itu, saya mengajak kita semuanya untuk menolak ekstremisme, menolak politisasi identitas, menolak politisasi agama.

Mari kita menyambut pesta demokrasi Pemilu 2024 dengan kedewasaan, dengan sukacita, dengan memegang teguh nilai-nilai Pancasila, memperjuangkan Indonesia maju yang adil, yang sejahtera, serta berwibawa di mata dunia.

Selamat Hari Lahir Pancasila. Salam Pancasila! Merdeka!

Loading

Berita Terkait

Roundtable GEN Malang Raya: Derby Jatim Picu Pro-Kontra
Diskominfo Sumenep Pastikan Aduan Warga Tak Lagi Diabaikan
Dari Pantun ke Kritik, Lia Istifhama Angkat Masalah BPSK di Forum Nasional
Ning Lia Gaungkan Kejayaan Majapahit di Senayan, Dorong Budaya Jadi Mesin Ekonomi
Achmad Fauzi Wongsojudo: Antara Pencitraan dan Fakta Ketimpangan Kepulauan
Hilal yang Sama, Cara Pandang yang Berbeda: Lebaran 2026 di Persimpangan Iman dan Sains
WFA hingga Energi Bersih, Lia Istifhama Soroti Strategi Ekonomi Prabowo
Dua Wajah Negara, Catatan Fauzi As

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 21:52 WIB

Roundtable GEN Malang Raya: Derby Jatim Picu Pro-Kontra

Selasa, 14 April 2026 - 14:09 WIB

Diskominfo Sumenep Pastikan Aduan Warga Tak Lagi Diabaikan

Selasa, 7 April 2026 - 16:25 WIB

Dari Pantun ke Kritik, Lia Istifhama Angkat Masalah BPSK di Forum Nasional

Selasa, 7 April 2026 - 02:52 WIB

Ning Lia Gaungkan Kejayaan Majapahit di Senayan, Dorong Budaya Jadi Mesin Ekonomi

Jumat, 3 April 2026 - 19:12 WIB

Achmad Fauzi Wongsojudo: Antara Pencitraan dan Fakta Ketimpangan Kepulauan

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:25 WIB

Hilal yang Sama, Cara Pandang yang Berbeda: Lebaran 2026 di Persimpangan Iman dan Sains

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:14 WIB

WFA hingga Energi Bersih, Lia Istifhama Soroti Strategi Ekonomi Prabowo

Kamis, 19 Maret 2026 - 02:35 WIB

Dua Wajah Negara, Catatan Fauzi As

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB